Our social:

Rabu, 02 Maret 2016

Bule juga Manusia (Pencopet)

Sumber Google


Madrid suatu pagi 

Sebagai bangsa yang jarang apriori terhadap Eropa, saya memutuskan untuk mencoba travelling ke Benua dimana konon segala ketermodernan dunia lahir (Apa iya?) 

Maka aku putuskan untuk mencoba menelusuri salah satu kota terkenal di Spain yaitu Madrid. 

Mendarat di Madrid, selain disambut udara dingin, saat memasuki bis, tour leader selain mengucapkan selamat datang juga menyampaikan pesan yang sebenarnya susah dipercaya. 

"Bapak-Ibu, harap berhati-hati menjaga barang bawaannya masing-masing. Seperti kita ketahui Eropa lagi krisis dan copet ada di mana-mana." 

Dan kalimat itu tidak hanya diucapkan sekali, tetapi berkali-kali sampai aku turun bis dan checkin di hotel berbintang. 

Hari pertama di Kota Madrid saya menelusuri berbagai sudut kotanya. Dengan ransel kugendong, berisi keperluan liputan, jadi ada Nikkon D90 dan beberapa catatan, pasport, dompet ada di tas selempang. 

Hari itu sukses menelusuri Madrid bahkan sempet mampir juga di Estadio Santiado Bernabeu. 

Madrid memang kota yang nyaman, bersih dan ga sebising Barcelona. 

Bule juga nyopet 

Sehari sudah cukup mendapat bahan buat tulisan. Maka aku putuskan untuk bergerak ke kota Barcelona. Jarak Madrid-Barcelona sekitar 600an km, 6 jam perjalanan dengan bus, atau 2,5 jam perjalanan dengan kereta cepat. 

Pagi itu juga, saya check out dari hotel. Selepas breakfast membereskan tas-tas dan langsung check out. Karena sibuk, lupa pesan tour leader akan "jaga barang-barang Anda." 

Sebagai bangsa Indonesia yang jauh dari curiga, dan kebetulan kita ((sebagian besar adalah pengaggum bule seperti kebanyak artis-artis kita) jadi negatif thinking terhadap bule pagi itu hilang.

Tetapi nasib berkata lain, saat mau keluar lobby, aku ke toilet sebentar dan menitipkan ransel pada kawan yang lagi duduk di sofa menunggu bis menuju stasiun. 

Tidak sampai 5 menit saya balik lagi dan ranselku lenyap. Nikkon D90 berisi hasil liputan lenyap sekejap. 

"Tadi di kakiku mas." Kata teman yang kutitipin. Tak kalah kaget. 

Tidak selang 10 menit dari lobby hotel seorang kawan lain juga kebingungan mencari ranselnya yang berisi iPad. Tab, BB dan Gadget lain. Bisa dimaklumi kawanku ini bekerja di provider jadi pasti dia memiliki gadget lebih dari 1 buah. 

"Aku memakai kaos tangan ga sampai 3 menit. Dan ransel aku letakkan di sampingku." 

Bisa dimengerti kepanikan kawanku itu. Semua data pekerjaan ada di sana. 

Kisah terulang 

Waspada itu perlu. Sikap terlalu percaya pada penampilan itu ternyata salah. Kita selalu dicekokin bahwa kita dijajah 350 tahun (bener ga sih?) Dan bule seperti juragan yang menempatkan bangsa-bangsa Asia sebagai koloni. Bahkan sekarang Asia lebih unggul namun sikap terjajah masih dimiliki bangsa Asia. Kalo ga pakai merk Eropa, ga keren! 

Menuju Barcelona, aku sudah melupakan ranselku berisi kamera. Bahkan aku sudah melupakan saat aku balik dari toilet. Di Barcelona nyaris tidak beraktifitas apa-apa karena sampai di sana sudah jam 2 siang dan angin sangat kencang. Jadi aku putuskan hanya ngopi-ngopi (di sisi lain senjataku,-kamera- lenyap jadi nyaris linglung). 

Tapi, itulah orang Indonesia. Selalu percaya sama bule. 

Pagi itu sepasang pasutri sempat meninggalkan hotel menggendong ransel. Aku sempat menyapanya. Aku bertanya kepada mereka. Mereka menjawab ke taman cari angin. 

"Hati-hati ranselnya." Pesanku. 

Dan seperti sinetron, 10 menit kemudian pasutri itu balik ke hotel. Dia kehilangan ransel, gara-gara melayani obrolan singkat pada dua bule yang duduk di sebelahnya, di bangku taman. 

"Isinya power bank dan sambel, Mas." Cerita Pasutri itu tentang isi ranselnya yang lenyap. Sambel di Eropa mahal mas. Hahaha...

Buat temen-temen yang hobby travelling, hati-hati. Ternyata copet tidak hanya ada di Kopaja dan Metromini di Indonesia. Di Eropa juga ada copet. Bahkan beroperasi hingga ke lobby hotel berbintang. Sayangnya, kita tidak siap dicopet sebab mereka tampilannya lebih keren dari yang dicopet. Mereka bisa saja berdasi dan berjas! 

Hmmm... Ternyata Bule juga manusia. Bule (bisa) nyopet juga. 

Mayoko Aiko 
Praktisi Periklanan 
Kepala Sekolah Cendol. (Cerita Nulis Diskusi Online)

0 komentar:

Posting Komentar