Our social:

Rabu, 02 Maret 2016

Konser 7: Rock Rasa Jamrud

Sumber Google



Sudah cukup lama, blantika musik Indonesia sepi dari hingar bingar rock.  Padahal era 90an,  musik rock masih banyak pilihan rasa. Mulai dari Gong 2000, Boomerang hingga Jamrud. Saat rock mulai redup, musik Indonesia dikuasai genre pop seperti Peterpan, Java Jive, Padi, Slank hingga tren boys band muncul beberapa tahun terakhir ini. Dengan hadirnya band-band pop yang Easy Listening seperti Wali dan juga jurus 'tampan' boys band, musik rock makin tenggelam. 

Jamrud yang cukup fenomenal era 90an, mulai hilang ketika Krisyanto, vokalis yang memberi rock 'rasa' Jamrud hengkang pada 2008 silam. Jamrud dengan format baru dengan  Aziz (Gitar), Teddy (Bass), Irwan (Gitar),  Danny (Drum) dengan dua vakalis baru,  Donal dan Iwan Vox masih belum cukup sukses mengangkat kejayaan Jamrud era rasa vokal Krisyanto.

Pada Konser 7, kerja bareng Kukubima Ener-G dan Trans 7 di Lapangan Manunggal, Cimahi,  rasa kangen rock rasa Jamrud terobati, dengan tampilnya Sang Vokalis lama tapi baru, Krisyanto! Suara dan gayanya bernyanyinya bener-bener sempurna saat membawakan single  Putri, yang sudah sangat populer. Meski secara ejaan, vokal Krisyanto keluar dari kaedah, dimana huruf 'u',  menjadi 'o' dan kadang huruf 'i' diucapkan sebagai 'e', tetapi itulah yang membuat ciri khas Jamrud dengan vokalisnya Krisyanto.

Dengan kembalinya Krisyanto, rock rasa Jamrud tersaji dengan nyaman dan garang! Warna dan karakter Jamrud sudah begitu nempel di telinga fansnya yang terkadang kalau ikut bernyanyipun suaranya meski mirip Krisyanto.

Semoga album terbaru Jamrud "Saatnya Menang", fans Jamrud benar-benar terobati. Para penggemar rock bisa kembali memenuhi lapangan saat Jamrud kembali beraksi dan menerikakkan lagu-lagunya dengan lirik yang mudah dinyanyikan dan kritis.Yuuuuk, saatnya ngerrrrrooooock. "Pooootreeeee, sayang tubuhmu kok, digratiseeeen."

Sumber: Krisyanto Jamrud saat manggung di Konser 7 di Cimahi.

0 komentar:

Posting Komentar